Pages

Selasa, 11 November 2014

JILID 1 BAB LARANGAN BERDUSTA | TANBIHUL GHAFILIN

Dari Abul Laits Assamarqandi sanadnya dari Abdullah bin Mas'ud ra . Rasulullah saw bersabda " biasakan kamu berkata benar karena kebenaran itu menuntun kepada kebaikan dan kebaikan itu menuntun ke surga,dan seseorang itu selalu berkata benar sehingga dicatat disisi Allah shiddiq,dan awaslah kamu dari dusta,karena dusta itu menuntun kepada lacur (kejahatan) dan kejahatan itu menuntun kedalam neraka,dan seseorang itu biasa berdusta sehingga dicatat di sisi Allah pendusta"
Dari Abul Laits Assamarqandi sanadnya dari Shafwan bin Sulaim" Rasulullah saw ditanya:apakah orang mukmin dapat menjadi penakut?. jawabnya iya, ditanya pula:apakah mungkin seorang mukmin itu pendusta? jawab Nabi saw:tidak "
Dari Abul Laits Assamarqandi, sanadnya dari Ubadah bin Ashshamit ra . Rasulullah saw bersabda " jagalah enam macam untuk dirimu sendiri,saya dapat menjamin untukmu surga:Benar-benarlah jika berkata-kata,dan tepatilah jika berjanji,dan tunaikan amanat/kembalikan jika diamanati.dan jagalah kemaluanmu.dan pejamkan matamu.dan jagalah tanganmu"

Minggu, 02 November 2014

JILID 1 BAB LARANGAN MINUM ARAK (Khamar) | Kitab Tanbihul Ghafilin

  Abul Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Umar r.a. berkata: “Akan dibangkitkan pada hari kiamat orang peminum khamar itu bermuka hitam, biru matanya, keluar lidahnya sampai kedadanya, mengalir air liurnya, tiap orang yang melihat akan jijik padanya kerana busuk baunya. Kamu jangan memberi salam kepada pemabuk dan jangan melawatnya jika mereka sakit dan jangan menyembahyangkan jika mati.”     m    asruq berkata: “Peminum khamar itu seperti penyembah berhala, jika ia menganggap halal khamar.”
                        Abul Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Umar r.a. berkata Rasulullah s.a.w. bersabda:  “Tiap-tiap yang memabukkan itu khamar dan semua yang memabukkan itu haram. Dan siapa yang minum khamar didunia sehingga mati belum bertaubat maka tidak akan dapat minum khamar diakhirat.”

JILID 1 BAB HAK TETANGGA | Kitab Tanbighul Ghofilin

Abul-Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Amr bin Al-ash r.a. berkata Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tujuh macam orang yang tidak akan dilihat oleh Allah s.w.t. pada hari kiamat dan tidak diringankan siksaanya dan diperintahkan masuk neraka bersama-sama orang yang masuk neraka ialah:
  • Pelacur lelaki dengan lelaki (liwat)
  • Orang yang bersetubuh dengan binatang
  • Orang yang onani
  • Orang yang setubuh dengan wanita melalui dubur
  • Orang yang bersetubuh dengan wanita dan anak perempuannya
  • Orang yang berzina dengan isteri tetangganya
  • Orang yang menggangu tetangganya, terang-terangan kecuali jika taubat dengan memenuhi syarat-syarat taubatnya

JILID 1 BAB SILATURAHMI | Kitab Tanbighul Ghofilin

  Abul Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Ayyub r.a. berkata: “Seorang Badwi  menhadang Nabi Muhammad s.a.w. dan memegang kendali untanya lalu berkata: “Ya Rasulullah, beritahukan kepadaku apakah yang dapat mendekatkan aku kesyurga dan menjauhkan diriku dari api neraka?” Jawab Baginda s.a.w.:“menyembah Allah s.w.t. dan tidak mempersekutukan-Nya dengan suatu apa pun dan mendirikan sembahyang dan mengeluarkan zakat dan menghubungi kerabat.”
                        Abul Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Abdullah bin Abi Aufa r.a. berkata: “Pada suatu waktu petang hari Arafah kami bersama  Baginda s.a.w. tiba-tiba  Baginda s.a.w. bersabda: “Jangan duduk bersama kami siapa yang memutuskan hubungan kekeluargaan, supaya bangun dari tengah-tengah kami.” Maka tidak ada orang kecuali seorang dibelakang Baginda s.a.w.

JILID 1 BAB Hak Anak Terhadap Orang Tua | Tanbihul Ghafilin

Abul Laits Assamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya daripada Abu Hurairah r.a. berkata Nabi Muhammad s.a.w. bersabda: “Hak anak yang harus dilaksanakan oleh orang tua ada tiga iaitu:
  1. Memilihkan nama yang baik ketika lahir
  2. Mengajari kitab Allah s.w.t. (Memberi didikan agama)
  3. Harus dikahwinkan jika telah dewasa (jangan sampai tergoda sehingga berlacur)
                  Seorang datang kepada Umar r.a. berkata: “Puteraku ini durhaka kepadaku.” Maka datang Umar r.a. berkata kepada anak lelaki itu: “Apakah kau tidak takut kepada Allah s.w.t? Engkau telah berbuat durhaka terhadap ayahmu, engkau tahu kewajipan anak untuk orang tuanya ……(begini dan begitu). Lalu anak itu bertanya: “Ya Amirul mu’minin, apakah anak itu tidak berhak terhadap ayahnya?” Jawab Umar: “Ada hak yakni harus memilihkan ibu yang bangsawan, jangan sampai tercela kerana ibunya, harus memberi nama yang baik, harus mengajari kitab Allah s.w.t.” Maka